'

English Area dan Indahnya Kebersamaan

English Area dan Indahnya Kebersamaan

Tidak ada alasan untuk tidak bisa berbahasa inggris ketika sudah berada di tempat ini, apalagi setiap hari kita selalu di perhadapkan dengan dengan metode – metode jitu yang selalu di persembahkan oleh tutor-tutor yang memang sudah tidak di ragukan lagi kempampuannya. Hubungan antara tutor dengan member juga sama seperti saudara atau bahkan lebih saudara, sehingga dalam proses membelajaran terasah mudah dan sungguh sangat menyenangkan. Bahkan mereka mengatakan tidak ada tutor dalam proses pembelajaran ini, semuannya sama tidak ada yang pintar maupun yang bodoh, karena yang di anggap pintar dan yang di anggap bodoh juga saling belajar satu sama lain, jadi jangan menganggap bahasa inggris sulit sebelum datang ke kampung Inggris. Namun setelah kita berada di kampung inggris ada hal yang sangat menarik yang harus kita ketahuii dan hal itu sangat membuat kita lupa akan bahasa nasional/bahasa persatuan kita, yaitu tinggal di dormitory/asrama, dimana kita tidak di perbolehkan berbahasa selain dari bahasa inggris dan bagi yang melanggarnya akan dikenakan pasal 10 no 25/punnishment. Alaska adalah salah satu nama dari sekian banyak dormitory/asrama di Global English di kampung inggris dia mempunyai aturan yang berbeda dengan dormitory-dormitory lain walaun pada dasarnya semua dormitory di Global English mempunyai kelebihan masin-masing.

 

Selama tinggal di Alaska seluruh penghuninya wajib menggunakan bahasa inggris hari apapun itu tidak ada libur kecuali hari kiamat. Tidak ada kata “tidak bisa” buat seluruh anggota Dormitory entah yang baru datang new camer,atau yang tidak punya dasar sekalipun, karena disini memiliki banyak metode, mulai dari metode yang bisa di ungkapkan dengan kata-kata sampai metode yang bisa di ungkapkan dengan kata-kata. Metode yang bisa di ungkapkapkan dengan kata-kata adalah MAGIC WORDS atau yang biasa kita sebut dengan mister “How to say”? magic word ini bisa di gunakan ketika penghuni dormitory tidak tau arti dari kata yang ingin di tanyakan. Dan penggunaan Mister “How to say” ini hanya berlaku untuk satu kata dalam satu kali pertanyaan. Contohnya : how to say membawa?, maka tutor atau member di dormitery akan menjawab BRING. Tp kalau kita bertanya How to say membawa buku, berarti satu katanya selamat dan kata yang lainnya akan di kenakan punnishment/500 per kata. Banyak manfaatnya dan salah satu tujuannya, ketika member malas atau merasa malu karena selalu memakai Mister How to say, maka akan timbul di hati yang paling dalam untuk belajar lebih giat lagi.

 

Mungkin ini di anggap sepele, tapi inilah salah satu kunci kesuksesan dari sekian banyak kunci kesuksesan orang-orang yang pernah belajar di kampung yang agak terkenal ini. Aduh ada cerita singkat ini. Di setiap dormitory di global English Termasuk ALASKA. di samping TUTOR Sebagai pengontrol DORM ada salah satu orang yang di pilih oleh tutor untuk mengontrol dan mengkoordinir seluruh penghuni dormitery, dan kamin biasa menyapanya dengan Mister punnisher. Dia orang nya sangar, tidak bisa di ajak kompromi, disiplin serta taat pada pada aturan dan sekaligus memberikan contoh pada member-member lain. Dan mister punnisher kita tersebut punya semboyang yang selalu dia tempelkan di jidatnya, hehe kalau di bilang gila ndak juga begitu pun sebaliknya. semboyangnya adalah NO MERCY artinya tidak ada ampun, jadi siapa saja yang melanggar aturan asrama seperti berbahasa, membuang sampah sembarangan dll, maka dia akan mendapatkan punnishment termasuk dirinya sendiri beserta tutor Dormitory tsb. Haha… ada yang lebih lucu ni, semuanyakan sudah tau bahwa selama ber ada di Dormitory wajib berbahasa inggris kecuali nelepon dan nyanyi, waktu itu ada teman saya berpura-pura nyanyi dan lirik lagunya itu sungguh aneh intinya mengajak temannya makan di luar dormitory. Lirik lagunya aneh begini liriknya “ mari kita maka di luar dan bagi yang mau saya nunggu di depan. Hahaha di depan punnisher lagi. mana ada lirik lagu seperti itu langsung dia dapat punnishment senilai 6500 hitung aja 500 per kata di atas. Dan ada juga yang pura-pura ngangkat telepon ternyata dia lagi ngomong dengan teman di sebelahnya, bahkan yang lebih lucu, ada juga teman saya dua orang dan termasuk saya dari program karena nggak ada orang di dormitory mencoba menggunakan bahasa. setelah kami lama berbahasa ternyata Mister punnisher ada atas pohon mangga di halaman asrama dia tidak sengaja naik pohon tersebut sebelum kami pulang ke dormitory.

Ternyata di samping makan yang belum matang dia juga menulis kata-kata yang keluar dari mulut kami bertiga. Selalu tetap ketauan. Bagaimana tidak mungki dia di kasi kursus singkat oleh tutornya, tutorkan mahluk yang lama di sini pasti dia berpengalan tentang membernya. Tapi kalau boleh jujur di sampai kecintaan terhadap bahasa inggris itu lah masa-masa yang susah untuk di lupakan. Disini kami tidak berbicara seberapa banyak uang punnishment yang masuk, melainkan seberapa jauh dan seberapa cepatnya proses kita, lagian terlalu jauh lah datang kesini kalau hanya untuk main -main Dan itu sudah mejadi umum bahwa proses tanpa atura tidak efektif. Kalau masalah uang punnishment itu akan kembali kepada kita. seperti mengadakan acara, bakar-bakar jagung/ikan bareng, snack bareng, futsal bareng. Semuanya serba bareng kecuali masuk toilet…

Please follow and like us:
Blog Attachment

Leave us a Comment