Cerita Cinta Di Kampung Inggris

Cerita Cinta Di Kampung Inggris

Cerita Cinta Di Kampung Inggris bagaikan jangka waktu menyewa sepeda.. check it out!

“Bukankah kita sudah berkenalan lewat senyuman, pertemuan dan berbicara dengan tatap mata, biarkanlah cerita ini menjadi sekuntum puisi yang menjadi bekal cerita saat ini”

Sebenarnya Cinta itu apa sih? Ketika di artikan dari masing-masing hurufnya Cinta itu adalah Cerita Indah Namun Tiada Arti. Iyah juga sih J apakah cinta juga sebuah dari kebutuhan? Jawabannya ya.. pasti.. manusia identik dengan mencintai dan dicintai dan itu merupakan suatu kebutuhan, sebuah keinginan agar ruang tersebut diisi dan mengisi. Sebenarnya masing-masing dari individu memiliki persepsi tersendiri dengan masalah rasa yang satu ininamun beberapa orang beropini Cinta itu bukan apa-apa bagi yang tidak pernah merasakan. Sebab ia hanya sebuah kata. Mudah di ucap. Namun tidak mudah untuk di jelaskan. Sulit untuk menjelaskan mengapa pilihan jatuh pada dia, masih banyak pilihan yang menurut orang lain bahwa yang warna biru itu lebih baik dari pada yang berwarna pink, namun hati tetap mengatakan, tetap memilih yang pink itu lebih baik dan dipilihlah sepeda yang menjadi kebutuhan sehari-hari dan selalu menemani selama perjalanan di Kampung Inggris.

Bermula dari seorang gadis yang pertama kalinya menginjakkan kaki di Pulau Jawa Untuk menuntut ilmu di Kampung Inggris Pare dan menyewa alat transportasi untuk kendaraan yang akan menemani perjalanannya selama berada di kampung Inggris, alat transportasi itu bukan motor ataupun mobil tetapi adalah kendaraan yang teramat jarang sekali dia jumpai di kampong asalnya, dan alat transportasi itu adalah sepeda ontel. Kemudian kisah gadis itu dimulai dari rental sepeda, setelah kebutuhan alat transportasi tersebut selesai, maka persiapan kelas dimulai pada hari senin tanggal 25 januari.

Kebersamaan dalam kelas grammar di Global English Pare bersama tutor nan smart dan cool. Intan itulah nama samaran yang penulis tuliskan dalam tulisan ini karena dia malu apabila namanya tercantum dalam tulisan ini. Intan adalah seorang Gadis manis yang periang Baru saja selesai wisuda dari salah satu kampus terkenal di Pulau Sumatra, Dia memiliki semangat yang tinggi untuk bisa memdalami ilmu bahasa inggrisnya, bersama teman sekampusnya beliau datang belajar dikampung inggris dan mengikuti program kursus pilhan di jatuhkan pada Global English salah satu lembaga besar di kampung ini dan salah satu program yang diambilnya adalah Grammar. Berjumlah sekitar 15 orang peserta pelajar program grammar yang menjadi Siswa dari tutor nan smart dan cool itu. Ketika intan memasuki area kelas grammar dengan semangat dia bersama teman sekampusnya di Sumatera berlari menuju kelas grammar karena mengejar waktu yang hampir telat terlihat ada beberapa pelajar lain yang berada didepan intan juga ikut berlari, kemudian sampailah intan pada kursi yang tak jauh dari tutor yang smart dan cool itu tepatnya kursi barisan ke dua tengah.

Pertemuan pertama bagaikan pepatah yang sangat sering di dengar oleh kedua telinga yaitu “Tak kenal maka tak sayang” maka terjadilah perkenalan antara siswa dan tutor, satu persatu Siswa memperkenalkan dirinya termasuk intan, begitupun sebaliknya dengan tutor grammar dengan gayanya yang khas dia memperkenalkan dirinya sambil mengatakan namanya*tiiiit* (sensor). Penulis belum mendapatkan izin untuk mencantumkan nama berikut ini. Hehe. Pengajarannya yang khas, terkadang humoris dan sangat pintar memberikan magnet tersendiri bagi Intan, seolah ada magnet yang menarik hati intan untuk bisa kenal lebih dekat dengan tutor nan smart dan cool itu.

Pertemuan pertama dan kedua dipertemuan selanjutnya dikelas Grammar terlihat suasana kelas sangat ramai disetiap harinya, suasana kelas itu diramaikan oleh intan lewat pertanyaan-pertanyaannya yang menghadirkan contoh soal pertanyaan intan yang sedikit plesetan dan humoris kecil dari tutor grammar itu. Bahkan terkadang apabila ada yang tidak sesuai dengan diri intan, intan secara langsung mengcomplain dengan pembelajaran pada hari itu, namun disisi lain keduanya tidak menyadari bahwa mulai ada kedekatan diantara mereka, si intan yang selalu meramaikan suasana kelas membuat tutor itu mudah untuk mengingat nama intan hingga nama intan sering dijadikan contoh pembahasan dalam soal-soal gramar dan diam-diam intan mulai mengagumi tutor itu. Ketika namanya yang dijadikan contoh soal dari tutor itu intan sangat senang sekali bahkan dia tidak bisa tidur semalaman.

Beralih ke tahap pengenalan lebih dekat yaitu tukeran nomor handphone dan pin BBM, belum jelas siapa yang mendahului meminta tukeran nomor tersebut namun semenjak itu komunikasi mereka tak mengenal yang namanya siang dan malam. Sampai pada akhirnya mereka saling mengenal lebih dekat pada dinner bersama pertama mereka,susana sangat berbeda karena ini pertama kali bagi si intan dinner bersama tutor muda yang selama ini dikaguminya.

Singkat cerita setelah pertemuan itu, ternyata masih ada pertemuan-pertemuan selanjutnya di tempat-tempat yang berbeda dan hubungan mereka lama kelamaan semakin dekat hingga rasa suka dan kagum itu berubah menjadi rasa sayang dan begitupun yang dirasakan si tutor yang smart dan cool itu, selama 2 bulan mereka sering bersama, komunikasi ga usah di tanya, waktu telpon, sms dan bbm tidak pernah luput dari waktu apapun, sehingga pada akhirnya si tutor mengalami guncangan hebat pada hatinya, dia mulai menyukai intan dan tak dapat lagi menahan rasa yang selama ini ingin di ungkapkannya. Pada pertemuan-pertemuan selanjutnya si tutor memberanikan diri untuk menyatakan apa yang dirasakannya. Di dalam suasana hening itu si tutor sangat mengharapkan jawaban dari intan, saat itu kebiasaan intan yang selalu ramai dalam berkomunikasi tiba-tiba kehilangan kata-kata untuk berbicara, hanya diam jawaban yang intan berikan pada si tutor.

Tak ada jawaban yang diberikan intan, hubungan mereka hanya sebatas hubungan tanpa status. Sangat disayangkan ketika kedekatan mereka mengubah rasa si tutor menjadi rasa sayang dan sangat ingin memilki intan, ternyata dibalas dengan kabar bahwa intan berencana balik ke kota asalnya untuk persiapan ujian tes pekerjaan yang memaksa dia harus pulang. Pada saat mendekat hari kepulangan intan hubungan intan dan si tutor mulai renggang entah apa sebabnya, si tutor jarang menghubungi intan, bahkan si tutor menghapus kontak intan dari kontak bbm miliknya, bersamaan dengan itu sepeda yang selama ini menjadi kekasih hati intan dalam perjalanannya selama di Kampung Inggris dikembalikan ke tempat penyewaan sepeda, dan hubungan si tutor bersama intan berakhir di pengembalian sepeda.

 

Please follow and like us:
Blog Attachment

Leave us a Comment